Palu, 31 Oktober 2025 – Program Studi Magister Pendidikan Sains Universitas Tadulako (Untad) menggelar Workshop Penyusunan Dokumen Pendukung LED (Laporan Evaluasi Diri) dan LKPS/DKPS (Laporan Kinerja Program Studi/Dokumen Kinerja Program Studi) pada Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna 2 PPG FKIP ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi nasional maupun internasional.
Workshop dibuka secara resmi oleh Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Sains Untad, Purnama Ningsih, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan dokumen LED dan LKPS/DKPS yang akurat, sistematis, dan berbasis data menjadi tulang punggung penilaian akreditasi. “Dokumen-dokumen ini bukan sekadar administrasi, melainkan cerminan mutu dan kinerja program studi secara utuh. Oleh karena itu, setiap unsur harus disusun dengan cermat, jujur, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan,” ujar Purnama Ningsih, Ph.D.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam tim task force akreditasi. Narasumber dalam workshop adalah tim penjaminan mutu internal Universitas Tadulako yang berpengalaman dalam menyusun dokumen akreditasi berbasis Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 dan AUN-QA (ASEAN University Network Quality Assurance).
Selama sesi inti, peserta diajak untuk memahami secara mendalam setiap komponen dalam LED, mulai dari profil program studi, visi-misi, tata pamong, hingga capaian pembelajaran dan luaran penelitian. Selanjutnya, peserta mempraktikkan langsung pengisian LKPS/DKPS dengan menggunakan data riil dari program studi. Diskusi kelompok juga dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan dokumen yang sudah ada serta merumuskan strategi perbaikannya.
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam workshop adalah pentingnya keterlacakan bukti fisik untuk setiap klaim kinerja yang ditulis dalam dokumen. “Setiap pernyataan harus didukung oleh bukti yang valid, misalnya SK, notulensi rapat, publikasi, atau luaran penelitian. Tanpa bukti, klaim tersebut tidak bernilai,” jelas narasumber.
Di akhir sesi, Purnama Ningsih, Ph.D. menyampaikan target bahwa dokumen LED dan LKPS/DKPS final harus sudah rampung dalam waktu dua minggu ke depan. “Kami akan membentuk tim kecil untuk melakukan verifikasi akhir sebelum dokumen diunggah ke sistem akreditasi. Semua pihak diharapkan disiplin mengikuti jadwal yang telah disepakati,” tegasnya.
Workshop ini ditutup dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Magister Pendidikan Sains Untad semakin mantap melangkah menuju pencapaian akreditasi unggul sekaligus mewujudkan program studi yang berkualitas, akuntabel, dan berdaya saing nasional.