Palu, 8 November 2025 – Program Studi Magister Pendidikan Sains Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar Workshop Penyusunan LED (Laporan Evaluasi Diri) dan LKPS/DKPS (Laporan Kinerja Program Studi/Dokumen Kinerja Program Studi) pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Tadulako dan merupakan lanjutan dari upaya sistematis prodi dalam menyiapkan dokumen akreditasi yang akuntabel dan berkualitas.
Workshop dibuka oleh Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Sains Untad, Purnama Ningsih, Ph.D. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa dokumen LED dan LKPS/DKPS bukan hanya persyaratan administratif, melainkan cerminan nyata dari kinerja dan mutu program studi. “Kita harus mampu menyajikan data yang valid, terstruktur, dan berorientasi pada bukti. Inilah saatnya kita menunjukkan bahwa Magister Pendidikan Sains Untad layak meraih akreditasi unggul,” tegas Purnama Ningsih, Ph.D.
Berbeda dengan workshop sebelumnya yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna 2 PPG FKIP, kali ini kegiatan dipusatkan di Aula Pascasarjana untuk mengakomodasi partisipasi yang lebih luas. Hadir dalam kegiatan ini seluruh dosen tetap, tenaga kependidikan, Gugus Jaminan Mutu (GJM) Pascasarjana, serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam tim penyusun dokumen.
Narasumber yang dihadirkan adalah tim ahli akreditasi dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Tadulako yang berpengalaman dalam menyusun dokumen berbasis IAPS 4.0 dan instrumen AUN-QA. Sesi dimulai dengan pemaparan sistematika LED yang mencakup analisis kondisi internal dan eksternal program studi, capaian standar nasional pendidikan tinggi, hingga rencana pengembangan ke depan. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam kelompok kerja sesuai dengan komponen LKPS/DKPS, seperti kualitas dosen, kurikulum, penelitian, pengabdian, dan luaran lulusan.
Salah satu kemajuan signifikan dalam workshop ini adalah adanya sesi verifikasi silang bukti fisik antarkelompok. Setiap klaim kinerja yang ditulis dalam dokumen harus dilengkapi dengan tautan atau lampiran bukti yang dapat diakses langsung. “Jangan ada pernyataan yang mengambang. Setiap angka dan fakta harus bisa dilacak sumbernya,” ujar salah satu narasumber.

Pada sesi penutup, tim penyusun berhasil menyelesaikan draf awal LED dan LKPS/DKPS hingga 80 persen. Purnama Ningsih, Ph.D. menargetkan bahwa finalisasi dokumen akan rampung dalam satu pekan ke depan untuk segera diunggah ke sistem akreditasi. “Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim. Ini bukti komitmen kita bersama untuk menghadirkan program studi yang tidak hanya bermutu, tetapi juga terakreditasi dengan predikat terbaik,” pungkasnya.
Workshop ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Magister Pendidikan Sains Untad semakin optimis melangkah menuju akreditasi unggul serta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.